Ketika cinta dinyatakan dan diterima, dimulailah apa yang
dikatakan jadian atau pacaran. Berpacaran
ibarat membuat bangunan, ada tahap tahap yang harus dilalui dan dijalani agar
hubungan awet dan mengesankan.
Pemahaman terhadap tahap tahap perkembangan hubungan pacaran
akan membantu kita dalam mengatasi riak riak dalam menjalin hubungan.
- Masa dunia milik kita berdua
- Masa pertengkaran
- Masa kestabilan
Masa dunia milik kita
berdua
Biasanya berlangsung selama 3 bulan pertama sejak mulai pacaran. Ini
masa paling indah dalam berpacaran. Masa penuh tatapan mesra, kata kata penuh
rayu dan sentuhan syahdu. Kemana-mana ingin selalu berdua. Wajah pasangan
senantiasa membayang.
Kedua belah pihak saling berusaha mengekspresikan rasa
cintanya, penuh pemahaman dan maaf.
Segala sesuatu di maklumi demi menyenangkan kekasih, demi kelihatan
sempurna di mana kekasih. Itulah nikmatnya dan indahnya cinta di masa dunia
milik kita berdua. Dimana hati masih berbunga bunga belahan hati menerima
cintanya.
Masa tidak ada konflik karena pasangan seolah olah sempurna
baginya. Apapun yang dilakukan, walaupun sebenarnya dia tidak suka, tetapi demi alasan menyenangkan hatinya diterima
dengan hati riang. Ketika kekasih terantuk batu, batunya pun disalahkan.
Pasangan kita adalah yang paling sempurna, memiliki banyak
kesamaan dan yang paling cocok. Inilah jodohku!
Masa penuh kepura-puraan sekali lagi demi alasan
menyenangkan hati kekasih. Namun ketika
hati mulai lelah berpura pura, ketika ego mulai mengemuka, ketika diri mulai
ingin diperhatikan, maka tibalah masa yang kedua.
Masa pertengkaran
Terus berusaha menyenangkan kekasih itu capek, apalagi tidak
ada timbal balik. Terus menekan ego itu itu susah, apalagi tidak ada pemahaman
dari pasangan.
Kamu kan pacarku,
perhatikan aku dong. Kau kan kekasihku, pahami
juga aku dong. Aku juga butuh diperhatikan. Aku juga butuh dipahami.
Masa pertengkaran adalah masa ketika topeng mulai dilepas,
kepura-puraan mulai disingkap, ego mulai nampak. Masa ini berlangsung selama
kurang lebih dua tahun.
Konflik timbul seiring interaksi yang semakin erat, semakin
banyak waktu yang dihabiskan bersama, dan semakin banyak kegiatan yang
dilakukan bersama.
Kalau saat masa dunia
milik kita berdua, kita merasa pasangan kita adalah orang yang paling
banyak kecocokan dengan kita pada masa itu. Seiring berkembangnya hubungan, perbedaan kita dengan pasangan satu per satu bermunculan.
Mungkin seringkali kita merasa bahwa kita sudah tidak cocok lagi dengannya.
Lalu, selanjutnya apa? Ya sudah, kita akhiri saja hubungan ini.
Mengelola konflik dalam suatu ikatan penting dikuasai untuk
menjaga hubungan tetap langgeng. Pasti akan selalu ada perbedaan atau
ketidakcocokan kita dengan pasangan. Hal ini bukan untuk dihindari, tapi untuk
diatasi, dicari jalan keluarnya. Dengan adanya semua perbedaan yang baru
terlihat di masa pertengkaran, dengan terlihatnya semua sifat asli dan juga
kekurangan pasangan kita, sebaiknya masing-masing dari pasangan adalah saling
melengkapi.
Pentingnya masa pertengkaran adalah untuk mengetahui sifat
asli dari pasangan kita serta mengetahui perbedaan-perbedaan yang ada. Ketrampilan
mengelola perbedaan dan mengatasi konflik merupakan modal berharga dalam
menjalani pernikahan.
Ingat konflik bukan akhir dari hubungan namun merupakan
ujian bagi tujuan awal mula kita berhubungan.
Ketika kita bisa memahami pasangan dan ketika pertengkaran
mereda, tibalah tahap selanjutnya.
Masa kestabilan
Di masa ini anda benar-benar sudah memahami pasangan anda,
anda tahu dia. Anda tahu kelebihan dan kekurangannya, anda tahu kebiasannya,
anda tahu kesukaannya. Begitu juga dengan sebaliknya. Anda tahu apa maksud
kalau dia melirik, berdehem atau molotot. Secara otomatis anda langsung bisa
menanggapinya dengan tepat.
Semua menjadi stabil, semua menjadi biasa. Tidak ada lagi
getar getar cinta, cemburu buta dan rasa kangen yang membahana. Hubungan seolah
tanpa riak, tidak ada pertengkaran besar, stabil sekaligus membosankan.
Ya, bosan adalah tantangan utama masa kestabilan. Rumput
tetangga terlihat lebih hijau. Masa ini biasanya dialami oleh pasangan yang
telah berhubungan lebih dari dua tahun.
Ujian masa ini justru dari luar, ketika makan ayam terus
terasa membosankan, makan ikan tentu lebih nikmat. Tak jarang perpisahan
terjadi karena masalah ini.
Diperlukan komitmen, tujuan yang jelas serta hasrat untuk
mencapai tujuan bersama untuk terus menjaga kelangsungan hubungan. Renungkanlah
kembali kenapa anda menjalin hubungan dengan dia. Galilah tujuan kedepan dari hubungan
anda. Adanya cita cita bersama yang jelas, akan menggairahkan kembali hubungan
anda.
Mungkin anda juga perlu kembali menghidupkan getaran getaran
cinta seperti di awal anda berhubungan dengan :
- Memberi pesan mesra, baik sms, bbm atau media lain bahkan menuliskan disecarik kertas dan memasukkannya di bukunya, dompetnya atau di tempat yang dengan mudah dia lihat.
- Mengunjungi kembali tempat-tempat nostalgia anda
- Beri dia hadiah kejutan
- Beri dia pujian pujian sederhana
- Senantiasa ingatkan misal jangan lupa makan, jaga kesahatan.
-
· Menciptakan kemesraan di kegiatan sehari hari seperti memasak bersama, membersihkan rumah bersama.
Tahap tahap perkembangan hubungan ini akan berulang kembali
ketika anda menikahi pasangan anda.


